Pages

04 Februari 2012

cerita remaja 1 bag 2


"nih...tadi andi nitip boneka sama surat ini!!!"ucap fanny agak ketus saat mita tengah asyik membaca.Mita pun mendongak ke arah fanny dan bingung dengan ekspresi sahabatnya yang tiba-tiba ketus kepadanya.Dia pun melihat boneka sama surat dari andi.

Mita hanya bisa menghela napas.Entah apa yang harus dia katakan.Saat tadi fanny dengan riang mengatakan bahwa andi ingin mengajaknya ketemu.Mita juga sudah tahu kalau fanny sangat menyukai andi si anak baru.Dan ini bukan pertama kalinya saat mita mendapat hadiah dari cowok2 lewat fanny.Mita sebenarnya sedih juga bahwa cowok yang di sukai fanny ternyata lebih memilih mita.

Padahal mita sendiri tidak pernah ada perasaan sedikitpun dengan mereka.Tidak,ya seseorang yang jauh disana yang mengisi lubuk hatinya yang terdalam.Mita pun bisa melihat kekecewaan fanny terhadapnya.Dia sungguh sedih.Bukan inginnya juga kalau semuanya seperti ini.

Fanny pun memutuskan diam karena kesal.Dan lagi2 mita hanya bisa pasrah ketika sahabatnya mendiamkannya.

"fan...apa yang harus aku lakuin.Padahal kamu tau sendiri aku nggak ada perasaan sedikitpun buat andi?Suer...fan..kamu jangan seperti itu."ucapnya pelan.

Fanny tetap diam.terbayang di pikirannya saat andi juga menyukainya.Dan siapa sangka lagi2 dia harus menerima kenyataan kalau andi ternyata juga menyukai mita.

"enggak...kamu nggak perlu nglakuin apa2 mit.Aku juga harus tahu kalau kamu itu populer disini.Dan siapa yang nggak suka kamu.Aku nggak bisa marah sama kamu"ucapnya bohong,sambil meneteskan air mata.

Ferdy pun lewat di sebelah fanny dan dia pun langsung duduk.Dia mengamati gadis itu.Ferdy bisa melihat tetesan air matanya.Tanpa dia sadari dia mencengkeram erat foto andi yang dia pungut saat di ruang musik.

"oya fan..aku nanti mau ke toko buku.Kamu mau ikut nggak???"tanya mita setelah dia tahu kalau fanny tidak marah padanya.

“maaf mit..aku nggak bisa aku ada janji sama ayah dan ibu aku...”jawabnya dengan berbohong.

“oh...begitu...tapi kamu bener2 nggak marah kan sama aku???”tanya mita lagi meyakinkan.Fanny lalu menjitak kepala mita sahabatnya itu.

“dasar...kamu itu ngeyel sekali sih...”teriak fanny kesal,mita meringis.

Ferdy pun sedikit tersenyum dengan tingkah mereka.

“fan...kamu bener nggak mau ikut aku???ada sale novel nih disana??”tanya mita lagi saat sudah pulang sekolah.Fanny menggeleng sambil menunggu jemputan sopirnya.Mita pun pasrah dan segera ngeloyor pergi setelah fanny mengusirnya.

Perut sudah keroncongan tapi pak alif nggak datang2 juga.Fanny misuh2 sendiri.Awas ya...kalau aku pingsan gara2 kelaparan.Mana uangku tinggal 5 ribu lagi.sambil memandangi tuanku imam bonjol yang lecek itu.

Fanny memutuskan untuk kembali menunggu di dalam sekolah,sekedar tepe2 sama anak basket yang unyu abis.dia lalu duduk di pinggir lapangan sambil membawa mendengarkan ipod pink nya itu.

Hanya musik ini pengobat kesedihanku,saat bahagia dan saat sedihku.Entah kenapa setiap musik yang aku dengar selalu berkaitan dengan kisah ini,hah....kenapa semua nggak pernah berjalan seperti apa yang aku harapin.Setidaknya masih ada orang yang menyukaiku.Benar2 bete banget.

“hooi....awas”teriak orang dari jauh,saat fanny menengok bola basket yang menghampirinya.

Dug...seseorang menangkis bola basket yang hampir mengenai wajah fanny,tapi sial baginya dia memang tidak mengenai bola dirinya terjatuh.

“auw...gila ya...wooi...siapa yang nglempar bola???”teriak fanny.Salah seorang pemain menghampiri fanny dan mengucapkan maaf.Lalu fanny mendongak ke atas.Dia menganga,ya...tampan banget siapa dia ya???seorang cowok dengan setelan kemeja biru dan celana hitam.Mengulurkan tangannya untuk membantu fanny berdiri.Fanny masih terkesima hingga dia tidak menerima uluran tangan cowok itu.

“cakep banget...”ucapnya pelan,cowok itu tersenyum mendengar nya.

“hei..tanganku capek jika kamu nggak mau bangun???”ucapnya.Fanny lalu sadar dan dengan malu2 dia menerima uluran tangan itu.

“terima kasih ya???”ucapnya malu-malu,lalu memandang cowok handsome itu.

“em...iya..aku mau minta tolong...kamu tahu kelas 2 D???”tanyanya.

“ha...itu kelas aku...loh memang ada apa???”tanya fanny bingung.

“wah kebetulan...aku nyari adik aku....namanya ferdy...”ucapnya lagi,lagi2 fanny melongo,busyet dah nih cowok kakaknya ferdy...gila...kece banget nih cowok.beda banget sama adiknya yang bangor bin ngeselin orang.Kok bisa ya makhluk tuhan yang tampan ni di takdirkan jadi kakak ferdy yang adem banget alias kaku itu.

“halo...kok bengong sih??”tanyanya sambil menggerakkan tangan kananya ke wajah fanny.

“eh iya kak..aku kenal.oya kakak namanya siapa?”tanya fanny tanpa malu lagi.

“oya...kita belum kenalan...aku...”

“kak...”teriak ferdy dari jauh lalu menghampiri mereka.

Fanny kesal karena dia jadi tidak tahu nama kakak ferdy itu.Kakaknya lalu melambaikan tangan ke arah ferdy.

“loh fan...ada apa kok kalian berdua...”tanya ferdy.

“oh iya fan..kakak kamu nyari kamu”jawabnya.

“ayo kak...kita udah ditunggu mama...”ajak ferdy.meninggalkan fanny yang sendirian,kakak ferdy menoleh ke arah fanny dan tersenyum ke arahnya dengan manis sekali.

“oh..gila...pasti ada cupid disekitar sini....bahkan aku bisa jatuh cinta secepat ini,good bye andi...aku kira ada cowok yang lebih dari kamu..”ucapnya.

Sore harinya fanny masih tiduran dengan enaknya ditemani musik KPOP,dan semua itu hancur saat ibunya menggedor2 pintu.dengan malas fanny membuka pintu.

“ada apa sih ma???”tanyanya lemas.

“ye...fanny molor aja...ini kan malam minggu sayang.Temani ibu yuk???”pintanya.

“ck...aaah ibu..tega amat sih...malam minggu bukannya nyuruh anaknya keluar malah disuruh nemenin ibu.Males ahh...”tolak fanny lalu kembali ke kasur.

“heh...temen ibu ngundang ibu buat main ke rumahnya mumpung anaknya ada yang baru pulang dari jepang.”jawabnya lagi.

“aaah...nggak mau trus apa urusannya sama fanny sih bu..ajak aja bintang kan gampang”sanggah fanny.

“ya udah...tapi inget ya..nggak ada jatah pulsa buat kamu”ancam ibnya lalu ngeloyor pergi.

“aah..ibu rese banget sih...”omel fanny,lalu bergegas mandi dan segera berdandan.
Ibunya lalu menghampiri ayah fanny yang sedang menonton televisi.

“gimana bu””tanya ayahnya.

“beres yah...fanny mau.”jawab ibunya dengan cekikikan penuh misteri.

Fanny agak manyun di dalam mobil.Gimana nggak manyun udah kece-kecenya pake jeans and tshiry oblong malah di permak abis-abisan sama ibunya.

“katanya Cuma mau main...tapi kok bajunya pada formal semua sih...”sungut fanny saat ibunya meng curly rambutnya.

“udah diem aja...nggak usah bawel ya..”jawab ibunya.Iiih...aku jadi curiga nih ada apa ya???jangan2 aku mau di jodohin...hiii...gila ya kalau aku di jodohin.aku kan masih 17 tahun.dengan muka sebal fanny mengetikkan sms ke mita.

To:Mita

Aduuh mit...gwt bgt,kykna aku mau nikah muda de...


From:Mita
Masak si...emg sama siapa???jangan boong

To:Mita
Aku ga tau mit...benar2 stress ni ibu sama ayah..


Akhirnya mobil pun memasuki kawasan perumahan elit dan langsung masuk ke rumah paling mewah diantara segalanya.Dengan pilar yang gede dan deretan mobil  mewah di parkiran.dan lebih kerennya lagi air mancur seperti di spanyol itu.waah...nggak nyangka ibu punya teman konglomerat gini.

“nah dah sampai...fanny kamu rapiin baju kamu dong jangan berantakan gitu.ini sahabat ibu sama ayah 
waktu kuliah dulu”ucap ibunya.

“iya..ya..”jawab fanny sewot.
Sampai di depan pintu sudah disambut dengan pemilik rumah yang friendly banget.sama istrinya.

“wah...baskoro sama jeng reni..bagaimana kabarnya???”tanya mereka.

“baik2 saja mas bagas sama mbak wita.”jawab ayah.

“ayo silahkan masuk...”ajak mereka.Kami bertiga pun masuk kedalam rumah kecuali bintang yang saat ini lagi sibuk sama kuliahnya.
Kita pun duduk di meja makan.tapi aku kok nggak liat anak pak bagas ya.wah ini rumah bener nuansa klasik.dimeja sudah tersedia appetizer seperti pastel dengan saus mayonaise.wah bener2 menggugah selera.

“wah ini fanny ya...yang dulu gemuk lucu itu...”tanya bu wita.

“aah...masak sih tante???”tanya fanny.

“wah iya..dulu kamu itu gemuk gendut gitu...tapi sekarang kok kamu jadi cantik ya??”puji pak bagas sama fanny.fanny tersenyum simpul.

“loh mas bagas janaka kamu kemana???”tanya ayah.Pak bagas tersenyum lalu bersiul kencang.
Suuuiiit....

Nah loh orang kaya manggil anaknya kayak manggil burung aja.Lalu munculah 2 orang cowok yang membuat mata faany terbelalak.ferdy sama kakaknya.Fanny berdiri tidak mengerti.

“ferdy...”ucap fanny kaget.

“fanny...”ucap ferdy juga nggak kalah kaget.

“iya...kalian berdua saling kenal kan???kalian satu kelas juga kan??”tanya pak bagas.fanny mengangguk.mereka berdua menuruni tangga dan ferdy melihat binar mata fanny yang terarah untuk fandy kakaknya itu.